6 Cara Gampang Menangani Keracunan Makanan di Rumah

6 Cara Gampang Menangani Keracunan Makanan di Rumah

6 Cara Gampang Menangani Keracunan Makanan di Rumah – Keracunan makanan sesungguhnya sweet bonanza umum dan dapat pulih dengan sendirinya, tetapi tidak boleh disepelekan. Jika Anda tidak mengerti langkah menangani keracunan makanan yang tepat, suasana ini dapat saja membawa dampak komplikasi yang berbahaya.

Cara menangani keracunan makanan
Penyakit infeksi sebab kuman dapat dengan ringan berjalan jikalau makanan tidak diolah atau disimpan dengan benar. Salah satu bentuk infeksi selanjutnya ialah keracunan makanan.

Kondisi ini umumnya ditandai dengan mual, muntah, diare, dehidrasi, dan sakit kepala. Penyebabnya yaitu kontaminasi bakteri seperti Salmonella dan E. coli pada makanan dan minuman.

Cara menangani keracunan bakal disesuaikan dengan gejala yang menyertainya, sebab beda kuman mungkin bakal beda pula penangannya.

Namun, Anda dapat menyembuhkan sebagian besar kasus keracunan makanan dengan sebagian langkah berikut.

Perbanyak minum air putih

Ketika Anda mengerti baru saja makan makanan basi, langsung minum banyak air putih. Ini merupakan perlindungan pertama untuk keracunan yang paling sederhana.

Anda juga kudu memperbanyak minum air putih waktu keracunan udah disertai diare atau muntah-muntah.

Diare dan muntah-muntah bakal membawa dampak keluarnya banyak cairan dari di dalam tubuh agar tingkatkan risiko dehidrasi.

Jika keracunan udah disertai diare, minuman elektrolit seperti oralit dapat dijadikan pilihan.

Sementara itu, jauhi minuman bersoda atau berkafein. Kedua style minuman selanjutnya justru dapat memperparah suasana Anda.

Pada suasana tertentu, Anda mungkin kudu meraih tambahan cairan melalui infus untuk menyembuhkan keracunan makanan yang lebih parah.

Memperbanyak istirahat

Berbagai gejala keracunan makanan bakal membawa dampak tubuh Anda terasa lemas. Maka, langkah mengatasinya adalah dengan istirahat yang cukup.

Tidur dan istirahat merupakan langkah terbaik bagi tubuh untuk isi ulang tenaga sekaligus tingkatkan proses kekebalan tubuh.

Baca Juga : 4 Sunscreen Terbaik untuk Berbagai Jenis Kulit

Selama beristirahat, tubuh bakal bekerja lebih baik untuk melawan infeksi dan memperbaiki sel-sel yang mungkin rusak sebab keracunan.

Pilih makanan yang tepat

Melansir dari laman NHS Inform, Anda sebaiknya terasa ulang makan waktu gejala keracunan terasa mereda. Mulailah makan dengan porsi kecil dan makanan bertekstur halus.

Keracunan makanan mungkin membawa dampak saluran pencernaan Anda terinfeksi.

Oleh sebab itu, usahakan untuk jauhi makanan berlemak, bertekstur keras, dan asam seperti gorengan atau masakan berbumbu tajam agar proses pencernaan tidak bekerja amat keras.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan yang rendah lemak dan tinggi serat agar ringan dicerna, seperti bubur, sup, atau kentang.

Diet BRAT yang terdiri atas banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel), dan toast (roti panggang) juga dapat menjadi langkah yang tepat untuk menangani keracunan makanan basi.

Minum air jahe

Selama ini, air jahe sesungguhnya udah dikenal sebagai obat herbal untuk menangani sakit perut, juga bagi orang yang keracunan makanan.

Rempah selanjutnya bakal menenangkan saluran pencernaan yang umumnya ikut mempunyai masalah sebab keracunan makanan.

Selain air jahe, Anda juga dapat minum yoghurt. Minuman selanjutnya punya kandungan probiotik yang bakal menolong membersihkan bakteri jahat penyebab keracunan makanan.

Minuman probiotik umumnya direkomendasi untuk dikonsumsi sepanjang dua minggu sesudah keracunan.

Meski begitu, yoghurt sebaiknya dikonsumsi sesudah perut Anda udah terasa memadai nyaman.

Cara menangani keracunan makanan dengan obat

Jangan dulu konsumsi obat tanpa resep dokter waktu keracunan makanan.

Saat Anda mencoba minum obat diare, itu justru dapat menghindar proses pengobatan keracunan. Pasalnya, diare merupakan keliru satu langkah tubuh untuk mengeluarkan racun.

Jika Anda berobat ke dokter, antibiotik dan adsorben umumnya menjadi style obat yang kerap diberikan.

Obat antibiotik diberikan untuk menyembuhkan keracunan makanan sebab infeksi bakteri. Sementara itu, obat adsorben kerap diberikan jikalau berjalan diare akut.

Dokter bakal memberi tambahan obat cocok dengan penyebab utama keracunan dan gejala yang menyertainya. Contohnya, waktu Anda demam, dokter mungkin meresepkan parasetamol.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *